Mengenal Jenis Kayu Untuk Decking Outdoor, Pemasangan Hingga Perawatannya - Bioindustries

Mengenal Jenis Kayu Untuk Decking Outdoor, Pemasangan Hingga Perawatannya

Kayu untuk decking outdoor berbeda jenis dengan kayu untuk furniture. Apa saja jenis-jenis kayu yang cocok untuk kebutuhan decking outdoor?

Lantai hunian ataupun perkantoran berbahan kayu masih banyak yang menyukainya. Bahkan bukan hanya di area indoor, area outdoor pun banyak yang menggunakan material kayu untuk penutup lantai. Lantai kayu untuk outdoor atau decking outdoor ini bisa menambah nilai estetika pada halaman rumah. Decking outdoor bisa digunakan untuk halaman, balkon atau yang berada di lingkungan luar rumah Anda.

Penggunaan material kayu sebagai bahan untuk flooring decking outdoor bisa memberi kesan natural yang sangat kuat. Bahan ini sangat cocok untuk dipadu dengan berbagai corak bernuansa alam, misalnya batu alam, furniture berbahan kayu yang difinishing warna natural, marmer maupun floral garden.

Namun tidak semua jenis kayu bisa digunakan untuk decking outdoor ini. Sebaiknya Anda memilih kayu yang awet, tahan terhadap segala cuaca dan tahan terhadap serang jamur maupun serangga. Anda perlu jeli memilih jenis kayu yang akan digunakan untuk kebutuhan tersebut.

Keunggulan Menggunakan Decking Outdoor Berbahan Kayu

Apa keunggulan menggunakan bahan kayu untuk decking outdoor? Berikut beberapa keunggulan decking berbahan kayu:

  • Penampilan yang lebih natural
    Rumah dengan penutup lantai kayu pastinya akan terlihat lebih elegan, mewah dan juga naturalis. Lantai kayu juga fleksibel dengan gaya rumah apapun
  • Memiliki efek bagus bagi kesehatan
    Karena pada dasarnya lantai kayu adalah kayu itu sendiri maka dia dapat menyerap panas lalu menyimpannya untuk sementara waktu, maka permukaan kayu menjadi lebih hangat.
  • Tingkat keawetan dan daya tahan yang bagus
    Dengan perawatan yang baik dan benar, lantai kayu dapat bertahan sampai 20 tahun. Salah satu cara perawatan yang baik adalah dengan cara re-coating atau mengecat ulang setiap 3 bulan sekali.
  • Investasi jangka panjang
    Selain dapat meningkatkan nilai estetika sebuah bangunan atau properti, lantai kayu juga dapat disebut sebagai investasi jangka panjang karena dapat juga meningkatkan nilai jual sebuah properti. Harga jual pastinya akan berbeda dengan harga saat pertama kali membeli.
  • Perawatan Cukup Mudah
    Membersihkan permukaan lantai kayu tidak sesulit yang dibayangkan, cukup dengan menggunakan penyedot debu dan sapu berbulu halus untuk membersihkan rumah atau kotoran yang menumpuk.

 Mengenal Jenis Kayu Untuk Decking Outdoor yang Kuat terhadap Perubahan Cuaca

Lantas, jenis kayu seperti apa saja yang cocok untuk digunakan di area outdoor yang notabene sering terkena hujan dan sinar matahari secara langsung, misalnya untuk taman, samping kolam renang atau dermaga? Tentu saja jenis kayu hardwood yang memiliki daya tahan kuat terhadap pergantian cuaca.

Kayu yang memiliki spesifikasi tersebut ialah:

  1. Kayu Ulin

Siapa yang tidak tahu kayu yang satu ini? Kayu yang biasa disebut kayu bulian atau kayu besi ini adalah kayu biasa digunakan untuk decking. Kayu yang tidak diragukan lagi kualitasnya ini masuk di 10 besar kayu keras di dunia.

Untuk tingkat kekerasannya berada di kelas 1. Saking kerasnya, kayu ini tidak bisa dipaku secara langsung. Melainkan harus dibor terlebih dahulu untuk bisa tembus. Kayu ulin ini semakin terkena air struktur kayunya akan semakin padat.

  1. Kayu Bengkirai

Kayu ini  adalah salah satu kayu yang dihasilkan dari Kalimantan. Kayu ini juga mudah diproses seperti diserut, dipotong, diukir dll. Oleh sebab itu, banyak orang yang memasukkan kayu bengkirai ini ke dalam golongan jenis-jenis kayu pertukangan.

Kayu bengkirai ini termasuk jenis kayu yang memiliki tingkat keawetan kelas I, II, III (bervariasi karena mungkin dipengaruhi oleh ketuaan kayu tersebut) sedangkan tingkat kekuatannya, termasuk kelas I , II. Kayu keras ini memiliki tesktur yang sedikit kasar tergantung dari usia kayunya. Warna kayu bengkirai ini biasanya kuning kecoklat-coklatan dengan warna glubal lebih muda.

  1. Kayu Merbau

Kayu yang memiliki kualitas di kelas nomor I ini tahan terhadap cuaca dan serangan jamur yang biasanya menyerang pada kayu kebanyakan. Warna kayu yang coklat kemerahan ini sering dipakai untuk lantai teras. Kayu ini memiliki tingkat penyusutan yang rendah sehingga ketika dikeringkan penyusutannya tidak terlalu menimbulkan cacat kayu. Namun kayu jenis ini dapat mengeluarkan getah merah apabila terkena air, jadi jika Anda ingin memasang decking kayu merbau ada baiknya ditempatkan di area yang tidak terlalu sering terkena air.

  1. Kayu Jati

Jenis kayu yang satu ini sudah tidak diragukan lagi kekuatannya. Dengan catatan, kayu jatinya adalah kayu jati dengan tingkat kekerasan no 1 dan tingkat keawetan no 1 pula. Anda perlu jeli untuk melihatnya, karena saat ini banyak beredar kayu jati muda. Salah satu keunggulan dari kayu jati ini selain dari kekerasan dan keawetannya adalah corak substrat kayunya yang sangat menarik.

Banyak orang tertarik dengan kayu jati karena keindahan substrat kayunya. Oleh karena itu, sebenarnya kayu ini lebih banyak digunakan untuk kebutuhan furniture atau dinding kayu karena alasan keindahan dan keawetannya ini. Harga yang mahal juga menjadi pertimbangan tersendiri saat akan menggunakannya untuk kebutuhan decking outdoor.

  1. Kayu Kruing

Jenis kayu yang memiliki tekstur mirip dengan kayu merbau ini juga cocok digunakan untuk kebutuhan decking outdoor. Kayu dengan tingkat kekerasan kelas II dan keawetan kelas III ini memang jika dibandingkan dengan kayu jati jelas ada di bawahnya.

Namun jangan khawatir, karena kayu kruing cukup handal untuk digunakan sebagai penutup lantai outdoor. Kayu kruing banyak ditemukan di area Jawa, Sumatra maupun Kalimantan. Lantai kayu outdoor kruing cukup disukai karena secara harga di bawah 4 kayu lainnya di atas, namun masih mendapatkan kekerasan dan keawetannya.

Itulah lima jenis kayu yang biasa digunakan sebagai lantai kayu outdoor. Keunggulan utama lima jenis kayu di atas adalah kayu yang memiliki tingkat kekerasan dan keawetan sangat baik, serta tahan terhadap berbagai cuaca. Sehingga membuat kayu tersebut menjadi pilihan utama untuk decking outdoor.

Tips Persiapan, Pemasangan dan Perawatan Material Kayu Untuk Decking Outdoor

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika Anda ingin menggunakan kayu sebagai penutup lantai apalagi di posisi outdoor. Berikut beberapa tips yang mungkin bermanfaat untuk Anda yang sedang ingin memasang decking outdoor menggunakan material kayu.

  1. Pastikan memilih jenis kayu yang benar-benar kuat, misalnya menggunakan 5 jenis kayu di atas. Namun Anda harus memastikan, bahwa kualitas dari kayu yang Anda pilih benar-benar jenis kayu grade A.
  2. Lakukan proses pengawetan terhadap kayu-kayu tersebut. Walaupun kelima jenis kayu di atas sudah terkenal dengan keawetannya, memberikan treatmen pengawetan akan semakin melindungi kayu. Anda bisa menggunakan produk pengawetan seperti BioCide, baik untuk anti jamur maupun untuk anti serangga.
  3. Pada tahap pemasangan, sebaiknya hindari memasang lantai kayu terkena air secara terus menerus. Lantai kayu yang yang terkena air terus menerus bisa menyebabkan permukaannya jadi licin dan rawan untuk ditumbuhi jamur serta lumut. Untuk mengakalinya, pasang bantalan kayu yang diletakkan di bawah lantai kayu yang mau dipasang. Dengan begitu, papan kayu tidak langsung terkena air secara terus menerus.
  4. Pastikan untuk melakukan finishing menggunakan bahan yang tepat. BioColours Wood Stain yang ditutup dengan BioThane 2K sebagai topcoatnya bisa melindungi kayu sekaligus meningkatkan nilai estetikanya.
  5. Lakukan perawatan secara rutin. Bersihkan lantai kayu setiap hari dari kotoran. Selain itu, poles menggunakan Biopolish Linseed Oil secara berkala (sebulan sekali). Produk ini akan membantu memaksimalkan proses perlindungan dari bahan finishing yang sudah diaplikasikan.

Itulah beberapa tips mudah agar proses persiapan, pemasangan dan perawatan kayu untuk decking outdoor bisa lebih mudah dilakukan. Untuk informasi lebih detail mengenai produk pengawetan (BioCide), produk untuk finishing (BioColours) dan untuk perawatannya (Biopolish), silahkan kontak no hotline Bioindustries di no 0822-4338-0001. Atau silahkan melakukan kontak langsung dengan Bio Service Point Jogja, Bio Service Point Jepara, dan Bio Service Point Cirebon. Anda juga bisa menghubungi agen-agen Bioindustries yang terdekat dengan wilayah Anda. Semoga bermnafaat.

Artikel ini mendapat rating 5 bintang dari total 469 orang responden
%d bloggers like this: