Mengenal Jenis-Jenis Amplas dan Fungsinya - Bioindustries

Mengenal Jenis-Jenis Amplas dan Fungsinya

Amplas adalah salah satu alat yang dibutuhkan untuk menghaluskan permukaan media yang mau difinishing, baik kayu, besi, maupun jenis material lainnya. Jenis-jenis amplas bermacam-macam, sehingga Anda perlu menyesuaikan sesuai kebutuhan Anda.

jenis-jenis amplas yang digunakan dalam proses finishingAmplas bisa dikatakan merupakan salah satu alat yang mutlak ada pada saat kita melakukan pekerjaan finishing. Karena salah satu kunci keberhasilan proses finishing adalah media yang teramplas secara baik dan benar sehingga siap untuk diaplikasikan bahan finishing. Proses pengampalasan yang benar akan memudahkan proses aplikasi bahan finishing.

Secara umum, proses pengamplasan dilakukan secara manual dan menggunakan mesin. Pemilihan jenis amplas tidak boleh salah terlebih lagi jika Anda sedang mengerjakan proyek pesanan konsumen dalam partai besar. Jika Anda ingin mengerjakan dengan cepat maka Anda bisa menggunakan alat belt sander yang akan mempercepat Anda dalam bekerja menggunakan mesin. Jika Anda hanya mengerjakan untuk kebutuhan hobi atau untuk kebutuhan sendiri yang tidak diburu waktu, maka Anda bisa mengaplikasikannya secara manual menggunakan tangan.

Sebelum masuk ke dalam teknik aplikasi, mengenal jenis-jenis amplas sangat penting karena apabila sudah mengenal jenis-jenis amplas maka pengerjaan akan lebih mudah dengan hasil yang sesuai. Lantas, apakah sebenarnya amplas itu dan apakah fungsinya hanya untuk menghaluskan permukaan kayu atau besi saja?

Secara umum, amplas adalah kertas atau kain yang di salah satu permukaannya telah diberi bahan yang cukup kasar seperti butiran pasir, sehingga acapkali disebut sebagai kertas atau kain pasir. Tentu saja untuk aplikasinya Anda perlu menyesuaikan dengan tujuan pengamplasannya.

Fungsi Amplas dan Sejarah Perkembangan Amplas

amplas halus no 320

Fungsi dari amplas adalah untuk menghaluskan permukaan suatu benda dengan cara digosok-gosokkan. Permukaan kasar pada amplas itulah yang akan digunakan untuk  menghaluskan permukaan, menghilangkan lapisan lama seperti cat yang sudah lama, bahkan tidak hanya untuk menghaluskan tetapi juga bisa digunakan untuk membuat permukaan menjadi kasar misalnya untuk permukaan yang akan dilem.

Kertas amplas ini dibedakan melalui grit atau tingkat kekasarannya. Tingkat grit ini dibedakan melalui angka, apabila angka menunjukan angka kecil seperti 20 hingga 50 maka permukaannya semakin kasar. Dan semakin besar angkanya, hal itu menunjukkan bahwa kertas amplas tersebut semakin halus dan susunan pasirnya semakin rapat.

Negara yang pertama kali menggunakan amplas adalah negara China, dimana negara ini menggunakan pecahan kerang, biji-bijan dan pasir yang ditempelkan pada potongan kertas menggunakan bahan perekat natural. Bahkan kulit hiu (placoid scales) juga digunakan sebagai bahan kasar yang digunakan.

Perkembangan amplas seslanjutnya dimulai  di London dimana sebuah pabrik kertas kaca tahun 1833 didirikan oleh John Oakey. Pabrik ini juga mengembangkan bahan perekat baru yang dapat diproduksi secara massal.  Kertas amplas yang dihasilkan kala itu sangat tajam dan memotong dengan baik, dimana ketika kertas amplas lain hanya mampu menghaluskan saja dan tidak dapat bekerja secara baik seperti kertas amplas yang baru ini. Setelah kemajuan ini, kertas amplas yang murah yang digunakan adalah kertas kaca dari John Oakey.

Pada tahun 1921, muncul inovasi kertas amplas yang  menggunakan bahan silicon carbide grit dan memiliki keunggulan dapat digunakan dengan air dan kering. Inovasi ini sangat memudahkan para pengguna amplas karena proses pengamplasan tidak menimbulkan banyak debu dan sisa debu amplas tersebut akan terkena air dan tidak berterbangan. Pertama kali kertas amplas ini digunakan adalah untuk refinishing otomotif. Menurut sejarah inovasi kertas amplas, inovasi selalu muncul dan memudahkan orang untuk menggunakannya sesuai dengan kebutuhan.

Kenali Jenis-Jenis Amplas

Lantas, bagaimana dengan kebutuhan di dunia finishing? Untuk memenuhi kebutuhan finishing maka pembuatan bahan amplas selalu diperbaharui. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali jenis-jenis amplas dan jenis-jenis kebutuhan pengamplasan apa saja sebelum memulai proyek. Mengenal jenis-jenis amplas akan membantu mempermudah Anda dalam proses finishing untuk membantu menghasilkan hasil finishing sesuai yang diinginkan.

Ada banyak jenis kertas atau kain amplas yang dibuat dari berbagai material. Berikut ini jenis-jenis amplas sesuai dengan material pembuatnya:

  1. Garnet, kertas amplas ini terbuat dari bahan natural dan biasanya digunakan pada berbagai macam jenis kayu. Amplas jenis ini sangat baik dan mudah untuk digunakan tetapi lebih cepat halus dibandingkan dengan kertas amplas lainnya.
  2. Silicone carbide, kertas amplas ini sangat bagus digunakan untuk material yang akan dilem. Hasil pengamplasannya sangat rapi karena dapat mengangkat seluruh permukaan kasar yang masih menempel pada kayu.
  3. Alumunium oxide, bahan kertas amplas ini digunakan khusus untuk material kayu, metal dan cat. Permukaannya lebih halus dibandingkan dengan silicon carbide tetapi mampu bertahan lebih lama.
  4. Ceramic, bahan ini cukup mahal karena dapat mengamplas dengan kuat dan tahan lama.
  5. Alumina zirconia, kertas amplas ini sangat keras dan tahan lama. Apabila Anda akan mengamplas menggunakan alat maka Anda bisa menggunakan kertas amplas ini.

jenis-jenis amplas berdasarkan nomer grit-nya

Memahami jenis amplas tidak hanya bergantung dari material pembuatnya saja. Amplas juga dibedakan berdasarkan tingkat gritnya. Berikut jenis-jenis kertas amplas yang dibedakan berdasarkan no grit amplas, yaitu sebagai berikut:

  • Permukaan yang sangat kasar, kertas amplas yang tergolong dalam pembagian ini adalah kertas amplas yang memiliki grit 40 hingga 80. Apabila kertas amplas memiliki permukaan sangat kasar maka Anda bisa menggunakannya pada permukaan yang sangat kasar untuk mempercepat proses penghalusan.
  • Permukaan kasar medium, kertas amplas ini memiliki ukuran 100 hingga 150 grit. Jika Anda masih ingin menghaluskan permukaan agak kasar setelah menggunakan amplas grit 80 maka Anda bisa melanjutkan dengan grit 100 hingga 180 ini.
  • Permukaan halus, jenis kertas amplas ini memiliki sisi yang sangat halus dengan tingkat grit 180 hingga 220. Apabila Anda ingin mendapatkan hasil yang sangat halus maka Anda bisa menggunakan amplas dengan grit ini.
  • Permukaan ekstra halus. Amplas jenis ini biasanya digunakan digunakan pada proses finishing untuk pengamplasan ambang yang biasa dilakukan untuk menghaluskan lapisan cat sebelum ditimpa dengan lapisan cat berikutnya.

Gunakan Amplas Sesuai Peruntukannya

Jika Anda sudah mengenal jenis-jenis amplas tentu saja selanjutnya adalah memilih amplas tersebut sesuai tujuan penggunaannya. Jika Anda akan menggunakan amplas maka ada dua jenis cara yang harus Anda lakukan yaitu pertama adalah dengan blok kayu dan kedua adalah menggunakan mesin. Jika Anda memilih menggunakan tangan tentu saja hasil amplas tidak bisa rata karena tekanan tangan yang tidak rata. Apabila Anda menggunakan blok kayu yang diablut dengan kertas amplas tentu saja hasilnya akan sama rata. Sama halnya jika Anda menggunakan mesin amplas, karena permukaan dari belt sama sehingga Anda juga akan mendapatkan hasil yang sama rata.

Apabila Anda akan mengerjakan finishing amplas dengan grit yang rendah maka Anda dapat menggunakan pada material yang memiliki permukaan sangat kasar. Permukaan yang kasar tentu saja membutuhkan bahan amplas yang juga kasar sehingga Anda tidak akan boros amplas. Jika Anda langsung menggunakan amplas dengan nomor tinggi seperti di atas 200 maka Anda akan boros amplas selain itu juga membutuhkan waktu pengamplasan yang sangat panjang. Jadi jika proyek Anda masih berbentuk kayu mentah atau kayu yang sangat kasar maka dibutuhkan kertas amplas no 50 hingga 80. Anda bisa memilih amplas berbahan garnet atau jenis alumunium oxide yang lebih tahan lama.

Jika Anda akan melakukan re-finishing dan ingin menghilangkan lapisan coating lama, maka Anda bisa memulai dengan menggunakan grit 100 hingga 400. Anda dapat menggunakan mesin belt agar lebih cepat. Jika lapisan coating lama menggunakan cat solvent based sebaiknya gunakan masker karena serbuk amplas dari coating solvent dapat membahayakan kesehatan Anda.

Jika Anda akan melakukan pengamplasan pada material besi baik itu akan refinishing maupun finishing awal, Anda bisa menggunakan silicone carbide dan dimulai dari nomor 100. Namun apabila besi tersebut berkarat maka Anda dapat menggunakan kertas amplas nomor 80. Kertas amplas ini dapat Anda gunakan untuk membersihkan karat besi.

Terakhir apabila Anda ingin menghasilkan proyek yang sangat halus maka Anda dapat menggunakan ceramic sandpaper yang diaplikasikan dengan mesin belt. Tentu saja jika Anda menggunakannya hasilnya akan sangat halus. Anda bisa menggunakannya pada veneer, plywood, dll. Itulah jenis-jenis amplas dan fungsi amplas secara umum.  Untuk cara pengamplasan, Anda bisa menyimaknya di video berikut.

Itulah berbagai jenis amplas dan fungsi pengamplasan. Dalam proses produksi furniture, proses pengamplasan ini sangat penting. Karena keberhasilan proses pengamplasan akan menentukan hasil finishing. Jika proses pengamplasan dilakukan untuk menyiapkan kayu sebelum proses finishing dilakukan, harus dipastikan media kayu teramplas sempurna. Sehingga media atau substrat kayu benar-benar siap untuk di-finishing.

Apabila proses pengamplasan dilakukan setelah proses aplikasi wood filler, pastikan proses pengamplasan dilakukan secara maksimal hingga wood filler yang tersisa adalah yang mengisi pori-pori. Namun jika proses pengamplasan ini hanya digunakan untuk tujuan membuka pori-pori setelah proses pewarnaan atau coating, pastikan proses pengamplasan yang dilakukan adalah amplas ambang, jangan sampai over sanding.

Tips untuk Anda agar proses pengamplasannya mudah (tidak alot), gunakan bahan finishing yang mudah diamplas. Misalnya saja, seri produk Biovarnish, Orchid, BioColours, Bioduco dan Biothane dari Bioindustries. Produk-produk tersebut sangat mudah diamplas, ringan dan tidak alot (mbolot). Sehingga Anda bisa menghemat waktu untuk proses pengamplasan tersebut. Untuk informasi produk finishing mudah amplas sekaligus produk amplasnya, silahkan kontak no 0822-4338-0001. Semoga bermanfaat.

Artikel ini mendapat rating 3 bintang dari total 331 orang responden
%d bloggers like this: