Bioindustries

Anti Jamur Kayu saat Musim Hujan untuk Lindungi Bahan Baku Mebel

Saat musim hujan tiba, Anda tidak perlu menghentikan produksi mebel. Dengan anti jamur kayu saat musim hujan yang tepat, setiap potong kayu tetap awet, kering, dan siap difinishing kapan pun. 

Musim hujan sering jadi masa paling menegangkan bagi para pengrajin mebel. Gudang yang lembap, kayu yang sulit kering sempurna, hingga munculnya bercak putih di permukaan bahan, semua dapat terjadi dalam beberapa hari. 

Jika dibiarkan, jamur akan merusak serat dan menurunkan nilai jual produk. Karena itu, perlindungan dengan anti jamur kayu yang tepat sangat dibutuhkan. 

Bagi Anda yang sedang mencari obat anti jamur yang tepat dan panduan cara aplikasinya bisa baca artikel ini hingga akhir. 

Obat anti jamur kayu solusi cegah kerusakan mebel kayu 

Pengrajin kayu harus siap dengan tantangan musim hujan, seperti kelembapan tinggi, MC kayu yang naik, bahkan sirkulasi gudang yang kurang optimal. Karena dampaknya akan meningkatkan serangan jamur seperti blue stain, white stain, atau black stain. 

Salah satu solusi teknis dan ekonomis yang sangat layak dipertimbangkan oleh para pengrajin adalah menggunakan Biocide Wood Fungicide. 

Produk ini mengandung bahan aktif MBT (Methylene Bis Thiocyanate) dan TCMBT (2-thiocyanomethylthio benzothiazole) yang dirancang khusus untuk pengawetan kayu dan media serat alam lainnya.

Berikut ini beberapa aspek keunggulan yang menjadikannya pilihan ideal: 

1. Spektrum luas mengatasi jamur substrat

Biocide Wood Fungicide efektif mencegah pertumbuhan jamur biru, hitam maupun putih yang menyerang substrat kayu, bukan hanya jamur permukaan saja. 

2. Fleksibel dan mudah diaplikasikan 

Metode aplikasinya bisa berupa oles atau kuas, penyemprotan, perendaman, atau mesin vakum tekan. Hal inilah yang memungkinkan pengrajin memilih cara paling sesuai dengan skala produksi dan jenis kayu masing-masing. 

3. Efektif dalam kondisi risiko tinggi (musim hujan)

Pada kondisi musim hujan atau kayu dengan kadar air tinggi (MC besar), direkomendasikan konsentrasi larutan yang sedikit lebih tinggi untuk memastikan perlindungan optimal. 

4. Biaya terjangkau dan ramah industri pengrajin 

Karena fokusnya ke industri woodworking, produk ini menawarkan biaya produksi yang efisien sekaligus aman dan ramah lingkungan dibandingkan banyak pengawet kayu tradisional. 

Baca Juga: Obat Anti Rayap Kayu untuk Kontraktor Bangunan agar Struktur Tak Mudah Lapuk

Cara menggunakan anti jamur kayu saat musim hujan dengan benar 

Menjaga kualitas kayu di musim hujan tidak hanya mengandalkan obat anti rayap kayu yang tepat, tetapi juga teknik aplikasi yang tepat. Dengan langkah yang benar, Biocide Wood Fungicide dapat bekerja optimal. 

1. Persiapan kayu agar bersih dan kering 

Sebelum aplikasi, pastikan permukaan kayu bebas dari kotoran, debu, getah, atau minyak. Anda bisa membersihkan permukaan kayu dengan lap kering atau kuas halus agar larutan anti jamur dapat meresap sempurna ke pori-pori kayu. 

Walau di musim hujan sulit mendapatkan kayu yang benar-benar kering, pastikan tidak ada air yang menggenang di permukaan. Kayu yang terlalu basah akan membuat larutan tidak terserap optimal. 

2. Persiapan larutan anti jamur 

Karutan Biocide Wood Fungicide dibuat dengan cara mencampurkan produk dengan air bersih. Berikut ini aturan untuk melarutkannya yang tepat: 

  • Dosis umum: 1 liter Biocide Wood Fungicide dapat dicampurkan dengan 100-200 liter air atau 0,5 – 1% konsentrasi. 
  • Saat musim hujan atau lembab: Gunakan dosis sedikit lebih tinggi, sekitar 1,5% agar perlindungan lebih maksimal. 

Aduk larutan hingga tercampur rata. Gunakan wadah plastik atau drum non-logam agar kandungan bahan aktif tetap stabil. 

3. Proses aplikasi anti jamur 

Metode aplikasi anti jamur ada berbagai macam, tapi bagi Anda pengrajin yang ingin menjaga kayu sebelum digunakan, teknik penyemprotan adalah yang paling efektif. Teknik ini cocok untuk volume besar maupun perawatan cepat. 

Berikut ini proses aplikasi yang bisa Anda ikuti: 

  • Gunakan perlengkapan pelindung diri dengan lengkap, dari sarung tangan, kacamata, hingga masker. 
  • Tuangkan larutan anti jamur yang sudah siap ke dalam tangki sprayer. 
  • Atur tekanan sprayer agar menghasilkan kabut halus. 
  • Pegang nozzle sprayer sekitar 20-30 cm dari permukaan kayu. 
  • Lakukan gerakan menyilang (cross pattern), semprot dari kiri ke kanan, lalu ke atas ke bawah agar setiap sisi tertutup sempurna. 
  • Pastikan tidak ada bagian yang terlihat kering atau belum terkena larutan. 
  • Ulangi penyemprotan tipis bila perlu, terutama di area rawan jamur seperti bagian bawah papan atau sambungan. 

4. Pengeringan dan penyimpanan 

Setelah aplikasi, keringkan kayu di tempat teduh dan berventilasi baik. Hindari sinar matahari langsung yang berlebihan karena bisa menguapkan bahan aktif sebelum meresap sempurna. 

Untuk hasil terbaik, Anda bisa menyimpan di rak dengan jarak antar lapisan agar sirkulasi udara lancar. Anda bisa juga menggunakan alas palet kayu agar tidak bersentuhan langsung dengan lantai yang lembap. 

Pastikan juga gudang memiliki ventilasi yang cukup untuk menjaga kelembapan agar tetap stabil. 

Tips aplikasi anti jamur kayu untuk pengrajin 

Supaya aplikasi anti jamur kayu lebih sempurna, Anda bisa mengikuti beberapa tips sederhana berikut ini: 

1. Gunakan Air Bersih 

Kualitas air yang digunakan untuk melarutkan anti jamur berpengaruh pada hasil akhir. Anda perlu menggunakan air dengan pH netral hingga sedikit basa yaitu sekitar 6,5 -8,0 adalah rentang paling aman. 

Jika menggunakan air yang keruh, mengandung lumpur, atau memiliki kadar mineral tinggi maka akan mengendapkan bahan aktif sehingga daya kerja menurun. Anda bisa menggunakan air sumur atau PDAM, jika keruh Anda bisa menyaringnya. 

2. Aplikasikan di area yang teduh dan berventilasi 

Jangan lakukan penyemprotan di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Sinar panas dapat mempercepat penguapan larutan kayu sebelum sempat diserap oleh kayu. 

Area teduh dengan sirkulasi udara baik akan membantu larutan menyerap dengan lebih dalam dan merata. Selain itu, udara yang mengalir lancar mempercepat pengeringan tanpa risiko noda atau bercak air pada permukaan kayu. 

3. Perhatikan bagian ujung kayu (end grain) 

Bagian ujung kayu adalah area paling rentan terhadap serangan jamur karena pori-porinya terbuka lebar dan cepat menyerap air. Oleh karena itu, ketika menyemprot Anda harus memberikan perhatian ekstra pada bagian tersebut. 

Semprot secara menyilang hingga benar-benar basah agar bahan aktif masuk ke serat bagian dalam. 

Hal ini sangat penting jika Anda ingin mengawetkan kayu jati, mahoni, yang kerap digunakan sebagai bahan baku mebel ruangan. 

4. Menggunakan konsentrasi bahan sesuai kondisi 

Jangan terpaku pada satu dosis saja. Kondisi kayu yang berbeda memerlukan penyesuaian konsentrasi agar hasilnya optimal. Misalnya, untuk kayu kering atau penyimpanan indoor, dosis 0,5-1% sudah cukup. 

Namun untuk kayu basah, baru tebang, atau disimpan di lingkungan lembap, tingkatkan hingga 1,5%. Dosis yang terlalu rendah bisa membuat jamur tetap tumbuh, sedangkan dosis terlalu tinggi akan boros dan tidak efisien. 

Sekarang, Anda tidak perlu bingung lagi mencari obat anti jamur kayu saat musim hujan maupun cara aplikasinya. Biocide Wood Fungicide bisa menjadi solusi tepat untuk menjaga bahan baku mebel kayu Anda. 

Dapatkan sekarang juga produknya dengan klik banner di bawah ini dan konsultasikan kebutuhan Anda bersama tim Bio!

tanya cs bio
Hotline dan Konsultasi