Fungsi Pengamplasan Sebelum Proses Finishing Kayu

Fungsi pengamplasan sebelum proses finishing kayu adalah untuk menghaluskan media kayu dan membersihkan media kayu dari kotoran dan cacat kayu.

fungsi pengamplasan dalam proses finishing kayu sangat penting.Proses pengamplasan merupakan step penting dalam proses finishing kayu. Proses pengamplasan terutama dilakukan untuk menyiapkan media kayu agar proses aplikasi finishing mudah dilakukan. Selain untuk menyiapkan media kayu, proses pengamplasan biasanya juga dilakukan dalam proses finishing, yaitu setelah aplikasi lapisan dasar, lapisan utama maupun setelah aplikasi warna.

Fungsi Pengamplasan

Pengamplasan berfungsi untuk menghaluskan permukaan dan membersihkan media kayu dari kotoran dan cacat kayu dengan cara digosokkan pada bidang kerja. Biasanya proses ini menggunakan kertas/kain amplas khusus kayu. Amplas kayu merupakan jenis amplas yang digunakan untuk meratakan atau menghaluskan benda kerja berbentuk kayu. Fungsi pengamplasan menjadi sangat penting karena hasil pengamplasan akan sangat mempengaruhi keberhasilan proses finishing yang akan dilakukan nantinya.

Jenis-Jenis Amplas Berdasarkan Materialnya

Ada beberapa jenis amplas yang dikenal mayarakat, diantaranya amplas kain dan amplas kertas. Jika ditinjau dari material di bagian belakangnya, kita mengenal amplas  yang terbuat dari aluminium oxide dan silicon carbide. Amplas yang partikel abrasif-nya terbuat dari silicon carbide akan terpecah menjadi butiran kecil saat pengamplasan dan akan memunculkan tepian yang baru dan tajam. Jenis partikel ini sangat cocok untuk pengamplasan cat yang relatif lunak. Sedangkan amplas yang partikel abrasif-nya terbuat dari aluminium oxide sangat cocok untuk pengamplasan cat yang relatif keras.

Kasar dan halusnya amplas ditunjukkan oleh angka yang tercantum di balik permukaan kain/kertas amplas yang kasar. Semakin besar angka yang tertera, biasanya menunjukkan semakin halus dan rapat susunan pasirnya. Sebagai contoh, untuk nomor-nomor amplas kain yaitu nomor 0, nomor 1, nomor 2, nomor 3 dan seterusnya.Sedangkan nomor-nomor pada amplas kertas dan amplas gulungan misalnya adalah nomor 80,100,120,150,180, 240, 400, 500, 1000 dan seterusnya.

Selain berbentuk kertas/kain, saat ini kita juga mengenal amplas spon. Amplas jenis ini sangat efektif untuk mengamplas permukaan kayu yang teksturnya cukup kasar. Sehingga setelah proses pengamplasan selesai, kita tidak kehilangan teksturnya tersebut. Teksturnya tetap terlihat kasar tetapi saat diraba halus. Sayangnya jenis amplas spon ini hanya bisa diaplikasikan dengan cara manual.

Metode Pengamplasan

cara pengamplasan yang benar perlu diperhatikan.Proses pengamplasan sebaiknya dilakukan searah serat kayu. Tekanan pada saat pengamplasan diusahakan sama. Apabila pengamplasan dilakukan secara manual, sebaiknya gunakan sebatang kayu yang dilapis dengan bahan lebih lunak (softboard) sebagai ‘klos’ amplas. Klos ini akan membantu membuat alur pengamplasan lebih rata dan datar. Cara ini juga akan menghindarkan tangan Anda dari kemungkinan luka karena goresan pada saat pengamplasan. Untuk bidang kerja yang luas, sebaiknya menggunakan mesin hand sander, agar hasilnya lebih maksimal.

Berikut tahapan secara umum pengamplasan sebuah media kayu. Setelah melalui proses mesin (ketam, serut dll), grit amplas pertama yang optimal bisa digunakan adalah no 80/100. Proses pengamplasan ini berfungsi untuk memotong serat besar, marking mesin dan ujung-ujung kasar lainnya. Setelah itu dilanjutkan dengan grit 120, 220/240. Pada level ini garis-garis kasar serat sudah tidak terlihat lagi. Apabila Anda perlu melanjutkan dengan grit 320 boleh dilakukan. Hal ini juga tergantung dari jenis kayu yang digunakan. Ada beberapa jenis kayu keras yang memang memerlukan pengamplasan hingga grit 320 sebelum proses finishing dilakukan. Untuk step lebihjelasnya, silahkan lihat video berikut :

Itulah fungsi pengamplasan dalam proses persiapan media sebelum finishing dilakukan. Jika proses pengamplasan dilakukan secara benar, maka akan sangat membantu menghasilkan substrat atau media kayu berkualitas. Kualitas media permukaan kayu yang berkualitas akan sangat memudahkan proses finishing yang dilakukan. Oleh karena itu, pastikan untuk melakukan proses pengamplasan secara benar. Semoga bermanfaat.

 

Artikel ini mendapat rating 3 bintang dari total 441 orang responden
%d bloggers like this: