Sejarah dan Perkembangan Gazebo

Gazebo diperkirakan ada sejak 2500 tahun sebelum masehi. Berasal dari peradaban Mesir kuno dan daerah-daerah yang memiliki peradaban tertua, memiliki alasan yang cukup kuat untuk menciptakan gazebo dengan tujuan beragam.

Sejarah gazebo ini tercipta terutama berkaitan erat dengan iklim tempat gazebo itu berada. Misal di Amerika dan negara-negara eropa yang iklimnya punya empat musim (musim dingin, semi, panas dan gugur), membangun gazebo yang disesuaikan dengan kebutuhan tertentu. Di Amerika misalnya, Gazebo dibangun di sekitar rumah sebagai tempat bersantai ketika musim semi atau musim gugur sedang berlangsung. Pada musim panas dan musim dingin, gazebo tidak dapat digunakan karena kekhawatiran akan suhu yang ekstrem, panas atau dingin.



Indonesia dan di mayoritas negara-negara asia pada umumnya, gazebo (yang punya nama dan sebutan berbeda-beda) memiliki fungsinya masing-masing. Di Indonesia pada zaman dahulu, keberadaan gazebo terutama berkaitan erat dengan tempat pemujaan dan sembahyang kepada dewa-dewa. Kita dapat mengetahui fungsi gazebo sebagai tempat pemujaan terutama pada beberapa daerah yang kultur Hindu dan Budha di masa lalunya masih dipertahankan sampai saat ini, seperti Bali dan beberapa daerah dengan komunitas Tionghoa yang kental.

Ada juga fungsi lain dari gazebo atau di masyarakat Indonesia mengenalnya dengan saung ini sebagai tempat bersantai atau berkumpul dengan keluarga. Di peradaban Jawa misalnya, gazebo atau saung (dulu hanya dimiliki raja dan orang-orang besar) digunakan hanya untuk tempat beristirahat.

Penamaan gazebo juga punya cerita berbeda di tiap tempat. Di indonesia, selain sebagai tempat pemujaan dewa (di masa lalu), banyak orang memodifikasi fungsi gazebo menjadi pusat aktifitas. Dari modifikasi yang beragam itu, lahirlah nama-nama khusus untuk gazebo ini. Kita mengenalnya beberapa sebutan untuk gazebo ini, di antaranya saung, bale-bale, para-para dan banyak sebutan lainnya sesuai daerahnya masing-masing.

Nama gazebo sendiri diperkirakan berasal dari bahasa Inggris. Berdasarkan penelusuran, kata gezebo berasal dari gaze (inggris) yang berarti memandang, dan ebo (Latin) berarti ke luar. Atau bisa disimpulkan secara kasar bahwa gazebo adalah sebuah tempat yang bisa digunakan untuk memandang luas ke luar rumah.

Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa kata gazebo berkembang dari bahasa Prancis yakni que c’est beau yang berarti sangat  indah. Hal ini erat kaitanya dengan apa yang dilihat ke arah luar rumah saat berada di gazebo.

Terlepas dari penemuan awal dan perkembangannya, gazebo secara harafiah diterjemahkan sebagai sebuah bangunan kecil di luar rumah yang dimaksudkan untuk tujuan selain fungsi rumah. Juga, terlepas dari nama-nama yang berkembang di berbagai tempat, gazebo dapat diterjemahkan ke berbagai bahasa namun punya pola yang seragam sebagai nama sebuah gubuk di samping, depan atau belakang rumah.

Biovarnish

Biovarnish

Biovarnish merupakan plitur kayu water based untuk eksterior dan interior, mudah dikuas dan bisa disemprot. Lengkap, aman, mudah, cepat, hemat. Plitur kayu water based ini hadir dalam varian produk sangat lengkap untuk menciptakan berbagai model finishing kayu, mulai dari wood filler, sanding sealer, wood stain (pasta), liquid stain, glaze, clear coat

Lihat Varian Biovarnish

%d bloggers like this: