Treatment anti jamur pada alur kerja furniture kayu (total protection procedure) - Bioindustries

Filter Pencarian Produk

Show / Hide

Treatment anti jamur pada alur kerja furniture kayu (total protection procedure)

1 . treatment pada tahap kayu fresh cut

alur kera treatment anti jamur furniture kayuTreatment anti jamur dengan bahan active methylene bis thiocyanate (MB) seperti microcide 100/100EC atau dengan menggunakan bahan aktive mankozeb untuk mencegah pertumbuhan jamur noda blue stain, black stain serta jamur dan microbial pembusuk kayu lainnya yang biasanya menyerang pada kondisi log atau papan kayu freshcut. Kasus serangan jamur noda blue stain sangat rawan terjadi pada jenis kayu bergetah seperti kayu pinus, kayu mangga, karet dll. Namun demikian jenis kayu keras seperti jati pun sering kita jumpai kasus serupa.

Bahan kimia anti serangga jenis Permetrine 125EC, dapat ditambahkan dan dicampur bersamaan dengan larutan anti jamur untuk sekaligus mencegah dan melindungi kayu dari serangan serangga kayu seperti rayap, kembang bubuk penggerak kayu, cacat kayu pinhole dan lain-lain

Treatment dapat dilakukan dengan cara perendaman papan kayu fresh cut selama kurang lebih 30 menit sampai dengan 60 menit didalam larutan fungicide + insecticide pada takaran yang tepat. Untuk treatment anti jamur pada kayu log, dapat dilakukan dengan cara dioles atau dikuas dengan bahan antijamur yang telah dilarutkan dengan solar atau oli agar tidak mudah luntur oleh guyuran air hujan.

Treatment pada tahap ini dimaksudkan untuk melindungi kayu pada periode penyimpanan baik sebelum dan sesudah proses pengeringan

 2 . tahap kayu kering sebelum proses finishing furniture

Pastikan papan atau kayu komponen furniture telah benar-benar kering (max. MC. <12%) sebelum proses wood coating dijalankan .

Kelembaban kayu tinggi dapat terperangkap di bawah lapisan coating yang akan menyebabkan banyak masalah serangan jamur baik jenis jamur noda yang tumbuh didalam serat kayu maupun jeni jamur permukaan yang akan tumbuh dipermukaan lapisan coating. di samping resiko serangan jamur, MC kayu yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan banyak masalah dengan warna dan kualitas film coating.

3. Treatment tahap proses finishing wood coating

Gunakan jenis dan kualitas bahan finishing yang tepat sesuai dengan fungsi dan kegunaannya dan aplikasikan dengan teknik serta prosedur aplikasi yang tepat sesuai dengan anjuran produsen.

Untuk mencegah resiko serangan jamur permukaan, tambahkan bahan anti jamur film preservative dan campurkan bersama bahan finishing yang akan digunakan dengan komposisi yang tepat sesuai anjuran.

Pertumbuhan jamur permukaan umumnya dipicu oleh kondisi kelembaban udara tinggi didalam kemasan, container atau gudang penyimpanan. Jenis jamur permukaan akan mudah tumbuh pada permukaan yang kotor dan berdebu didukung oleh faktor kelembaban udara tinggi disekitarnya.

Pada kondisi ini, jamur permukaan dapat saja tumbuh pada permukaan kayu atau diatas lapisan coating yang sudah sangat kering sekalipun. Hal ini dapat diilustrasikan dengan fenomena tumbuhnya jamur pada permukaan kaca yang sudah pasti kering, namun jika permukaannya cenderung kotor berdebu maka jamur bisa saja tumbuh pada permukaan kaca yang

 4. treatment anti jamur pada tahap pengepakan , penyimpanan dan pengiriman

Treatment untuk mencegah serangan jamur pada tahap ini dapat dilakukan dengan pendekatan atau improvisasi untuk menjaga agar kelembaban udara tetap kering baik kelembaban udara didalam box kemasan, ruang penyimpanan maupun selama masa pengiriman / shipping.

  • Treatment anti jamur untuk jenis kemasan tertutup

Sebaiknya tambahkan bahan penyerap kelembaban jenis silica gel dalam jumlah yang cukup didalam kemasan untuk menjaga kelembaban udara di dalam kemasan tetap kering selama masa penyimpanan maupun pengiriman. Pastikan kelembaban di dalam kotak kurang dari 60 % dengan menggunakan hygrometer.

  • Treatment anti jamur untuk jenis kemasan terbuka

Pastikan furniture yang ada di dalam kemasan mendapatkan sirkulasi udara yang cukup dengan menambahkan lebih banyak lubang pada karton box atau single face yang Anda gunakan.

  • Treatment anti jamur pada Masa penyimpanan dan pengiriman

Gunakan container desiccant jenis CaCl2 dalam jumlah yang cukup yang dipasang pada dinding container atau gudang penyimpanan. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelembaban udara di dalam container tetap kering selama pengiriman / shipping atau selama masa penyimpanan didalam gudang.

Mencegah serangan jamur dengan menjaga sirkulasi udara dalam gudang. Indonesia adalah negara tropis yang memiliki kelembaban rata-rata 80-90 % . jamur sangat mudah tumbuh di kelembaban tinggi seperti ini, menjaga sirkulasi udara di dalam gudang sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko serangan jamur. Mengurangi kelembaban udara didalam gudang dapat dilakukan dengan memperbanyak kipas exhaust yang bertujuan membuang udara lembab dari dalam keluar gudang.

Demikian beberapa pendekatan treatment untuk mencegah serangan jamur pada alur proses industrie furniture yang dapat pula dilakukan untuk jenis industri kayu, bambu, rotan, industri kulit serta berbagai jenis industri yang rawan serangan jamur lainnya. Selalu berhati-hati dan sukses untuk Anda semua

Detail informasi mengenai produk ini belum tersedia

Color Swatch untuk Treatment anti jamur pada alur kerja furniture kayu (total protection procedure) tidak tersedia

Produk ini mendapat rating 2 bintang dari total 234 orang responden
%d bloggers like this: