Memasuki 2026, tren kayu untuk furniture terus berkembang mengikuti kebutuhan pasar yang mengutamakan desain modern. Kayu jati masih terus bertahan sedangkan kayu sungkai dan trembesi yang murah mulai dilirik.
Sebagai salah satu produsen kayu terbesar di dunia, Indonesia memiliki beragam jenis kayu yang digunakan dalam pembuatan furniture. Mulai dari kayu premium seperti jati dan sonokeling, hingga kayu alternatif yang lebih terjangkau seperti mindi dan trembesi.
Di tahun 2026, semakin banyak konsumen cerdas yang memilih kayu sebagai bahan baku furniture yang sesuai dengan kebutuhan ruang dan gaya hidup mereka. Sebagai produsen furniture, Anda harus memperhatikan aspek tren ini.
Melalui artikel ini, Anda akan mengenali 10 jenis kayu yang paling banyak digunakan sebagai pembuatan furniture yang sedang tren. Simak informasinya dan tentukan mana jenis kayu paling tepat untuk kebutuhan proyek Anda.
Mengapa Pemilihan Kayu untuk Furniture Sangat Penting?
Kayu adalah material utama dalam pembuatan furniture yang berfungsi sebagai struktur sekaligus elemen visual. Pemilihan kayu yang tepat akan menentukan seberapa lama furniture dapat digunakan.
Furniture dari kayu berkualitas tinggi cenderung memiliki umur pakai lebih lama dan bahkan bisa meningkat nilainya seiring waktu. Di sisi lain, kayu yang kurang tepat dapat menyebabkan masalah seperti mudah retak, melengkung, atau terserang rayap.
Karena itu, pemahaman tentang karakteristik kayu sangat penting, baik bagi produsen maupun konsumen.
Tren Kayu untuk Pembuatan Furniture di Tahun 2026
Ada beberapa faktor yang memengaruhi tren kayu pada furniture tahun 2026, di antaranya:
Kayu Ramah Lingkungan dan Legal
Kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan menjadi faktor utama dalam pemilihan kayu untuk furniture di tahun 2026. Produsen furniture semakin mengutamakan penggunaan kayu yang berasal dari sumber legal dan berkelanjutan.
Setidaknya, kayu yang dipilih harus dengan sertifikasi SVLK dan FSC. Sertifikasi ini menjamin bahwa kayu diperoleh dari hutan yang dikelola secara bertanggung jawab dan tidak merusak ekosistem.
Dominasi Kayu Solid vs Engineered Wood
kayu solid masih menjadi pilihan utama dalam pembuatan furniture karena kekuatan, daya tahan, dan nilai estetikanya. Kayu solid seperti jati, mahoni, dan trembesi tetap mendominasi pasar lokal maupun ekspor.
Namun, engineered wood juga mulai digunakan sebagai pelengkap dalam industri furniture modern. Material ini dimanfaatkan untuk bagian tertentu seperti panel, drawer, atau komponen non-struktural guna menekan biaya produksi.
Warna dan Tekstur Kayu
Tren warna dan tekstur di tahun ini cenderung mengarah pada tampilan alami dan tidak berlebihan. Warna kayu cerah seperti krem, cokelat muda, dan natural wood tone semakin populer karena memberikan kesan bersih, hangat, dan modern.
Permintaan Pasar Lokal dan Global
Di dalam negeri, pertumbuhan sektor properti dan hunian mendorong kebutuhan akan furniture kayu yang fungsional dan estetis. Konsumen lokal cenderung memilih furniture dari kayu yang tahan lama dan mudah dirawat.
Baca Juga: 7 Jenis Kayu Lokal yang Tahan Lama untuk Furniture Outdoor
10 Jenis Kayu yang Paling Banyak Digunakan untuk Furniture 2026
Apa saja jenis kayu yang bagus untuk furniture dan menjadi tren di tahun 2026? Berikut ini daftarnya:
Kayu Jati
Termasuk kayu yang menjadi primadona dalam industri furniture hingga tahun 2026. Kayu ini dikenal memiliki kekuatan tinggi, tahan terhadap rayap, serta stabil terhadap perubahan suhu dan kelembapan.
Serat kayu jati yang indah dan warna cokelat keemasan memberikan kesan mewah dan elegan pada furniture. Kayu ini banyak digunakan untuk berbagai jenis furniture, mulai dari meja makan, kursi, lemari, hingga furniture outdoor.
Meskipun harganya relatif mahal, kayu jati dianggap sebagai investasi jangka panjang karena daya tahannya yang bisa mencapai puluhan tahun.
Kayu Mahoni
Salah satu jenis kayu untuk furniture yang paling banyak digunakan karena mudah diolah dan memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan jati adalah mahoni. Warna kemerahan alami dan serat halus membuat kayu tampil eksotis.
Mahoni sering digunakan untuk lemari, meja rias, dan furniture interior lainnya. Di tahun 2026, kayu mahoni tetap populer karena fleksibilitasnya dalam berbagai gaya desain, dari klasik hingga modern.
Kayu Trembesi
Jenis kayu yang terkenal karena ukuran papan yang besar dan pola serat yang unik. Kayu ini banyak digunakan untuk perabotan berukuran besar seperti meja makan, meja rapat, dan coffee table.
Tampilan alami kayu trembesi memberikan kesan natural dan artistik. Di tahun 2026, kayu ini semakin diminati untuk konsep interior modern dan industrial, meskipun bobotnya cukup berat,
Kayu Sungkai
Kepopuleran sungkai dalam pembuatan furniture modern tidak terlepas dari warnanya yang cerah dan serat menyerupai jati.
Furniture dari kayu sungkai lebih sering untuk pembuatan mebel indoor yang minimalis karena kurang kuat terhadap perubahan cuaca.
Juga menjadi favorit untuk pasar menengah yang ingin tampil elegan tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi.
Kayu Mindi
Alternatif populer untuk menggantikan kayu jati adalah mindi karena harganya lebih ekonomis. Kayu ini memiliki warna cerah dan serat yang cukup halus, sehingga cocok untuk furniture bergaya minimalis dan modern.
Penggunaan kayu mindi untuk furniture seperti meja, kursi, dan rak semakin meningkat di tahun 2026, terutama untuk pasar menengah yang menginginkan kualitas baik dengan harga lebih terjangkau.
Kayu Pinus
Banyak digunakan untuk furniture dengan konsep Scandinavian, rustic, dan natural. Warna terang dan tekstur kayu yang khas membuat furniture dari kayu pinus terlihat hangat dan sederhana.
Pada tahun ini, kayu pinus tetap diminati karena harganya yang relatif murah dan mudah dibentuk. Namun, kayu ini memerlukan perawatan ekstra karena tingkat kekerasannya lebih rendah dibandingkan kayu keras lainnya.
Kayu Akasia
Bahan untuk furniture yang dikenal memiliki ketahanan yang baik terhadap air dan serangga. Serat kayunya yang kontras dan warna alami yang menarik membuatnya cocok untuk furniture indoor maupun outdoor.
Furniture dari kayu akasia banyak digunakan untuk meja makan, kursi taman, dan furniture dapur. Di tahun 2026, kayu akasia menjadi salah satu pilihan utama karena keseimbangan antara kekuatan, estetika, dan harga.
Kayu Oak
Jenis kayu impor yang banyak digunakan dalam furniture bergaya Eropa dan Amerika. Kayu ini terkenal kuat, tahan lama, dan memiliki tekstur serat yang khas.
Kayu oak cenderung untuk pembuatan furniture premium seperti meja makan, lantai kayu, dan kabinet dapur. Penggunaan kayu oak juga mencerminkan gaya hidup modern dan eksklusif.
Kayu Walnut
Jenis kayu untuk furniture premium karena merupakan bahan baku impir yang tampilannya sangat mewah. Warna cokelat gelap dan serat halus memberikan kesan elegan dan eksklusif.
Kayu walnut banyak digunakan untuk furniture custom, meja kerja, dan elemen dekoratif yang menonjolkan kemewahan dan kualitas tinggi.
Kayu Sonokeling
Merupakan salah satu kayu premium dengan warna gelap dan serat eksotis. Kayu ini sering digunakan untuk furniture mewah dan bernilai tinggi.
Selain kuat, sonokeling juga memiliki tampilan yang sangat elegan. Di 2026, kayu sonokeling tetap digunakan untuk furniture eksklusif seperti kabinet, meja kerja, dan furniture custom dengan desain artistik.
Pemilihan kayu untuk furniture di tahun 2026 tidak hanya berfokus pada kekuatan, tetapi juga pada estetika, keberlanjutan, dan nilai jangka panjang.
Berbagai jenis kayu seperti jati, mahoni, trembesi, hingga walnut menawarkan karakteristik yang berbeda sesuai dengan kebutuhan dan gaya desain.
Dengan memahami keunggulan masing-masing jenis kayu, Anda dapat memilih furniture yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga tahan lama dan bernilai investasi.
