Bahaya formalin didalam rumah kita - Bioindustries

Bahaya formalin didalam rumah kita

Bahaya formalin didalam rumah kita. Mengenal dan memahami bahaya Racun formalin didalam rumah yang secara terus menerus menyebar dan memenuhi ruang udara dalam rumah kita melalui cat, coating, lem yang menempel di dinding, furniture, karpet, elektronik dll.

Apa itu formalin?

toxic in your home

toxic in your home

Formalin adalah bahan kimia berbahaya yang berbau menyengat dan menusuk hidug. Selain digunakan sebagai bahan pengawet mayat, Bahan berbahaya ini digunakan secara umum dalam produk kebutuhan rumah tangga dan bangunan rumah kita seperti lem, cat, plywood. Gas Formaldehyde diklasifikasikan sebagai senyawa volatile organic  compound (VOC).

VOC adalah bahan kimia berbahaya yang dapat menguap menjadi gas pada suhu kamar. Akibatnya, produk yang mengandung formaldehida akan melepaskan gas formalin ke udara memenuhi ruang nafas kita didalam rumah secara terus menerus. Ini disebut dgn istilah pelepasan gas beracun didalam ruangan, hal itu, secara simultan dapat menyebabkan masalah kesehatan.

dari mana gas formalin berasal ?

formaldehyde gas sources

formaldehyde gas sources

Disaat rumah kita sedang dicat ulang, biasanya tercium bau khas yang menyengat, menusuk hidung atau bahkan bisa menyebabkan hidung dan mata kita berair.

Bau yang sama tercium saat kita membeli perabot baru dan menempatkannya di dalam rumah, bau menyengat yang membuat kita sesak nafas sangat terasa saat kita membuka pintu almari baru tersebut. Bau ini bahkan masih tercium sampai beberapa bulan dan tahun berikutnya.

Itu adalah bau khas gas formalin dan kombinasi beberapa bahan berbahaya yang dilepaskan dari bahan cat, thinner, Lem, plywood yang menempel di dinding, di lantai, di atap, di karpet, furniture dan perabot rumah kita. Kandungan gas formalin dalam udara bebas pada konsentrasi kecil masih dianggap normal, 0,002-0,006 bagian per juta (ppm) adalah ambang batas qualitas udara luar dalam kondisi normal, sedangkan untuk qualitas udara dalam ruang (indoor air quality) tentu toleransinya lebih rendah lagi.

Apa efek kesehatannya?

Efek kesehatan dari paparan formalin bervariasi dari satu orang ke orang lain. Gejala yang paling umum adalah iritasi mata, hidung dan tenggorokan, gejala lain seperti batuk, sakit kepala, pusing, dan mual juga dialami oleh sebagian orang. Mata manusia sangat sensitif terhadap formalin, banyak orang mengalami iritasi mata terasa pedih seperti ketika memotong bawang atau seperti ketika terkena sabun di mata Anda.

Efek dari paparan formalin dalam jangka panjang telah terbukti menyebabkan kanker. Environmental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat, telah mencatatkan formaldehida sebagai “carcinogenic toxic”, demikian pula dengan Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) juga telah mengklasifikasikan formalin sebagai bahan yang dapat menyebabkan kanker hidung dan tenggorokan pada sebagian besar populasi manusia dewasa dan anak-anak.

Apakah ada larangan penggunaan formalin pada perabot dan bangunan ?

US – Environmental protection agency (EPA) sejak tahun 1997 telah membatasi penggunaan bahan formalin yang masuk dalam kategory Volatile organic compound untuk produk cat , lem dan dan berbagai produk perabot rumah tangga lainnya, dan dari tahun ke tahun ambang batasnya semakin ketat. Demikian pula dengan komisi pengawas bahan kimia Uni Eropa (ECHA) didalam peraturan REACH Regulation 2011 bahkan telah melarang untuk digunakan pada produk-produk rumah tangga.

Bagaimana dengan di Indonesia ?

Karena pemerintah masih sibuk untuk urusan lainnya, masyarakat konsmen Indonesia harus lebih cerdas dalam memilih produk yang baik dan berkualitas.

Bagaimana cara sederhana mengetahui dan menghindari resiko cat ber-formalin ?

  • Pilih perabot atau furniture yang tidak berbau formalin, sumber formalin pada furniture dapat berasal dari plywood, lem, bahan finishing, cat dan thinner.
  • Selalu gunakan cat air (water based paint) dan hindari penggunaan cat minyak dan thinner. Dewasa ini sudah banyak pilihan produk cat, coating atau varnish berbasis air yang ditawarkan dipasar dengan harga yang cukup bersaing dengan produk cat konvensional.
  • Kenali bau khas formalin, bau khas cat ber-formalin yang terasa pedas dan menyesakan nafas akan mulai tercium sejak kaleng dibuka. Tinggalkan produk cat ini sebelum terpapar lebih jauh. Ini berlaku pula untuk cat tembok yang berbasis air sekalipun.
  • Pastikan cat yang akan anda gunakan dilengkapi dengan sertifikat bebas bahan kimia berbahaya dan ramah lingkungan dari lembaga sertifikasi terpercaya.

Artikel ini mendapat rating 4 bintang dari total 424 orang responden
%d bloggers like this: