Mengenal Senyawa BTEX dalam Cat

etilbenzena, dan xylen. Senyawa BTEX adalah salah satu sumber toksiksitas cat yang akan membahayakan kesehatan.

Senyawa BTEX adalah salah satu sumber toksiksitas cat yang akan membahayakan kesehatan.

BTEX adalah singkatan dari benzena, toluena, etilbenzena, dan xylen. Senyawa BTEX adalah salah satu sumber toksiksitas cat yang akan membahayakan kesehatan. Masing-masing senyawa memiliki efek yang berbeda-beda. Salah satu cara untuk menjauhkan diri dari efek membahayakan BTEX adalah dengan memilih cat berbasis air atau water-based paint.

Tanpa kita sadari, seringkali kita mendapat banyak paparan yang bersifat toksik. Rumah yang tidak sehat adalah salah satu lingkungan yang menyebabkan kita mendapat paparan tersebut. Gejala seperti pusing hingga asma dapat terjadi dan dinamai sebagai “Sick Building Syndrome”. Salah satu penyebab sindrom ini adalah penggunaan cat dengan pelarut minyak yang banyak mengandung VOC (Volatile Organic Compounds) atau senyawa organik mudah menguap serta logam berat. Jenis-jenis senyawa VOC yang umum ditemukan disebut dengan BTEX.

Kandungan Senyawa BTEX dalam Cat

BTEX adalah singkatan dari benzena, toluenae, etilbenzena, dan xylen. Berikut ini penjelasan singkat masing-masing senyawa BTEX tersebut:

1. Benzena – CAS Number 71432

Benzena adalah senyawa organik berupa cairan tak berwarna, mudah terbakar, serta memiliki bau harum. Senyawa ini bisa berefek buruk pada kesehatan terutama dalam sistem homeopatik. Paparan yang kronis dapat menyebabkan gangguan pada tulang, anemia, leukimia, hingga kematian.

2. Toluena – CAS Number 108883

Toluena merupakan senyawa organik berupa cairan bening tak larut air yang memiliki bau harum. Keracunan toluena akan menyebabkan kerusakan pada sistem syaraf pusat hingga kematian. Gejala-gejala yang terlihat antara lain kemampuan keseimbangan yang menurun, tremor, gerakan mata tidak jelas, dan atrofi selebral. Paparan kronis dapat menyebabkan pusing, sakit kepala, hingga insomnia.

3. Etilbenzena – CAS Number 100414

Etilbenzena adalah senyawa organik hidrokarbon aromatik. Paparan jangka pendek senyawa ini dapat menyebabkan kesulitan bernafas, proses berpikir, hingga koordinasi gerakan. Sedangkan efek jangka panjangnya adalah kanker, kerusakan hati, dan kerusakan ginjal.

4. Xylen – CAS Number 1330207 (m&p-) and 95476 (o-)

Xylen merupakan senyawa organik lain yang termasuk dalam BTEX. Senyawa ini dapat menyebabkan gangguan pernafasan hingga syaraf. Selain itu, xylen juga dapat berefek negatif pada organ ginjal.

Keempat senyawa BTEX tersebut secara alami terdapat pada minyak mentah maupun cadangan minyak yang berada di lautan. Senyawa ini juga sering didapati secara alami dari emisi gas gunung meletus maupun dari kebakaran hutan.

Selain terbentuk secara alami, BTEX juga banyak terbentuk karena aktivitas manusia. Senyawa ini umumnya dihasilkan pada emisi kendaraan bermotor dan asap rokok. Selain itu, senyawa ini juga sering dihasilkan saat pembuatan dan penggunaan produk-produk minyak maupun saat pembuatan produk-produk seperti cat, thinner, perekat, kosmetika, hingga obat-obatan.

Senyawa BTEX dalam cat biasanya bersumber dari cat berbasis minyak (solvent atau oil based paint). Cat seperti ini memiliki kandungan BTEX yang tinggi dan dapat menimbulkan gejala yang tidak sehat. Paparan jangka pendek BTEX dalam cat memang tidak membahayakan. Akan tetapi, paparan jangka panjang dengan kadar BTEX yang tinggi bisa menimbulkan kerusakan organ hati, ginjal, sistem syaraf pusat, hingga mata.

Memilih Cat yang Aman dari Senyawa BTEX

Keberadaan senyawa BTEX dalam cat memang membahayakan. Oleh karena itu, sebaiknya dihindari penggunaan cat-cat berpelarut minyak yang dapat menyebabkan paparan senyawa organik karsinogen ini. Penggunaan cat-cat berbasis minyak dapat diganti dengan penggunaan cat-cat berbasis air. Cat berbasis air biasanya aman digunakan karena memiliki kandungan VOC rendah yang masih dalam batas aman.

Bioindustries menyediakan berbagai jenis cat untuk kayu, tembok, maupun besi yang sangat aman digunakan karena termasuk cat berpelarut air danbersifat very low BTEX. Cat produksi Bioindustries yakni cat kayu dan besi Orchid® cat kayu besi, cat alumunium Orchid® Aloycoat, cat tembok BioPaint® Facade, atau cat kayu Biocolours Wood Coating. Semua jenis cat tersebut selain aman dari kandungan BTEX dalam cat, juga dibanderol dengan harga yang bersaing.

Artikel ini mendapat rating 5 bintang dari total 327 orang responden
%d bloggers like this: