Wood Coating Defects: Mengapa Cat Kayu Mengelupas (Flaking/Pealing)? - Bioindustries

Wood Coating Defects: Mengapa Cat Kayu Mengelupas (Flaking/Pealing)?

wood coating defect - flaking

Anda pernah menemukan atau mengalami masalah lapisan cat kayu mengelupas seperti pada gambar tersebut di atas ? Biasanya kondisi cat kayu seperti ini sering kita jumpai pada cat furniture, decking flooring, pagar dan cat kayu exterior lainnya.

Tidak hanya cat kayu, kasus seperti ini bisa saja terjadi pada semua jenis cat. Kita banyak menemukan kasus cat mengelupas pada cat kayu, cat besi, cat tembok, cat genting bahkan cat mobil sekalipun. Kerusakan lapisan cat seperti ini biasa disebut flaking. Karena kerusakan lapisan film cat atau coating yang terjadi membentuk serpihan pecah-pecah dan mengelupas.

Penyebab Kerusakan Lapisan Cat/Flaking

Pada kondisi normal, kerusakan lapisan cat flaking disebabkan oleh proses oksidasi yang terjadi secara terus menerus dan berlangsung dalam jangka waktu lama. Proses oksidasi ini menyebabkan struktur polimer lapisan film cat menjadi tidak stabil dan kehilangan kelenturannya. Sehingga ketika terjadi mekanisme pergerakan kembang susut pada permukaan substrate, lapisan film tersebut mudah retak, pecah atau sobek.

flaking sering terjadi ada bagian yang lebih ter-expose sinar matahari

Selanjutnya, lapisan film cat coating tersebut akan mudah kehilangan sifat adhesi-nya. Kondisi ini akan menyebabkan lapisan film mudah mengelupas membentuk serpihan. Jika diraba, permukaan media yang coatingnya mengalami hal tersebut akan terasa kasar.

Proses oksidasi yang menyebabkan kerusakan lapisan film cat ini dipicu dan dipercepat oleh beberapa faktor. Antara lain, intensitas paparan sinar matahari secara langsung, perubahan suhu dan kelembaban udara serta perubahan cuaca yang terjadi secara terus menerus.

Itulah sebabnya, mengapa kasus flaking sering kita temui pada cat kayu atau wood coating exterior seperti garden furniture, decking, dinding, pintu, jendela, pagar dan lain lain. Sedangkan untuk cat interior kasus ini lebih jarang kita temui karena proses oksidasi dapat berlangsung jauh lebih lambat.

Tentu saja, setiap jenis material cat memiliki sifat daya tahan cuaca yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan lapisan cat flaking.

Baca juga : Produk pemutih kayu jati WA-250 untuk meyamarkan bekas blue stain.

Memilih Cat Kayu Untuk Furniture, Decking dan Decorative Exterior

Untuk keperluan decorative, kita kenal beberapa jenis material cat atau coating kayu seperti melamin (ML), nitro cellulose (NC), sirlak gum / plitur, alkid, epoxy, polyurethane, acrylic serta berbagai jenis material wood paint coating lainnya. Berbagai jenis cat tersebut biasa digunakan untuk finishing furniture, pintu, jendela, kusen, pagar dan lain lain.

Terkait dengan sifat daya tahan lapisan film coating terhadap proses oksidasi akibat perubahan cuaca atau sifat daya tahan cuaca. Tidak semua jenis cat kayu / wood coating yang kita kenal tersebut dapat kita gunakan sebagai bahan finishing kayu exterior.

Setidaknya ada 3 aspek utama yang berpengaruh terhadap sifat daya tahan lapisan film coating atau cat terhadap cuaca exterior. Diantaranya : perubahan temperatur (T), daya tahan air dan kelembaban (W) dan fleksibilitas (F).

Mengenal Cat Kayu Berdasarkan Sifat Daya Tahan Lapisan Film

Berdasarkan sifat daya tahan lapisan film terhadap faktor-faktor tersebut, berikut ini jenis material cat kayu (wood coating) yang direkomendasikan untuk finishing kayu exterior.

  1. Polyurethane (PU)

VERY RECOMMENDED untuk wood coating exterior.

  • Daya tahan perubahan suhu ruang : sangat stabil
  • Daya tahan air dan kelembaban: tinggi dan stabil
  • Sifat fleksibilitas film : sangat fleksibel
  1. Acrylic (Ac)

RECOMMENDED untuk wood coating exterior

  • Daya tahan perubahan temperature dan sinar matahari : cukup stabil
  • Daya tahan air dan kelembaban: cukup stabil
  • Sifat Fleksibilitas film : cukup fleksibel
  1. Epoxy

RECOMMENDED untuk basecoat dan tidak untuk topcoat exterior

  • Daya tahan perubahan temperature dan sinar matahari: kurang stabil
  • Daya tahan air : sangat baik dan stabil
  • Sifat Fleksibilitas film : kurang fleksibel
  1. Nitro cellulose (NC)

KURANG RECOMMENDED untuk wood coating exterior

  • Daya tahan perubahan temperature dan sinar matahari: kurang stabil
  • Daya tahan air : kurang baik dan kurang stabil
  • Sifat Fleksibilitas film : cukup fleksibel
  1. Alkid

KURANG RECOMMENDED untuk wood coating exterior

  • Daya tahan perubahan temperature dan sinar matahari: kurang stabil
  • Daya tahan air : cukup baik dan stabil
  • Sifat Fleksibilitas film : kurang fleksibel
  1. Melamin

TIDAK RECOMMENDED untuk wood coating exterior

  • Daya tahan perubahan temperature dan sinar matahari: cukup stabil
  • Daya tahan air : kurang baik dan kurang stabil
  • Sifat Fleksibilitas film :kurang fleksibel
  1. Sirlak/plitur

TIDAK RECOMMENDED untuk wood coating exterior

  • Daya tahan perubahan temperature dan sinar matahari: tidak stabil
  • Daya tahan air : kurang baik dan kurang stabil
  • Sifat Fleksibilitas film : cukup fleksibel

Sifat-sifat kekurangan dan kelebihan masing masing jenis cat ini tentu sangat dipengaruhi oleh formulasi dan bahan-bahan tambahan yang digunakan oleh masing masing produsen.

Baca juga : cara mengecat besi agar tidak mengelupas menggunakan cat water based

Artikel ini mendapat rating 2 bintang dari total 257 orang responden
%d bloggers like this: