Mengenai Standar Nasional Indonesia untuk Cat Mainan Kayu

standar nasional Indonesia untuk cat mainan kayu

Standar Nasional Indonesia untuk cat mainan kayu merupakan standar ideal minimal yang harus dipenuhi produsen cat mainan di Indonesia. Standar ini mencakup beberapa poin, dengan tujuan utama yang dibedakan berdasarkan sasaran manfaatnya. Berikut ini tujuan pemberlakuan SNI cat mainan kayu:

  1. Menjamin kualitas cat yang dibeli konsumen
  2. Mengurangi dampak lingkungan akibat penggunaan cat
  3. Mengembangkan perusahaan cat itu sendiri

Isi pokok SNI meliputi dua tema bahasan, yakni kritera cat yang bagus dan standar pengujian untuk menentukan lulus tidaknya cat tersebut. Kriteria cat yang bagus selanjutnya dibedakan menjadi beberapa poin yang secara garis besar bisa dibagi atas aspek kualitas, aspek keamanan cat, dan kejelasan keterangan pada kemasan cat.

Kriteria Kualitas Standar Nasional Indonesia untuk Cat Mainan Kayu

Kriteria kualitas SNI untuk cat mainan kayu mencakup:

  • Daya Lekat Minimal 4B

Daya lekat mengacu pada kemampuan lapisan cat melekat pada substrat. Standar minimal cat berdaya lekat baik adalah 4 B. Atau hanya mengelupas kurang dari 5% ketika dilakukan tes crosscut. Penjelasan mengenai tes crosscut akan dibahas pada poin standar pengujian cat menurut SNI.

  • Kekerasan Minimal Pensil 3B

Standar kekerasan cat mengacu pada standar kemampuan lapisan cat untuk menahan goresan. Minimal standar yang harus dipenuhi adalah tahan terhadap pensil 3B.

Aspek Keamanan yang Dipersyaratkan

  • Kadar VOC

cat mainan kayu sni

Kontak mainan kayu dengan anak begitu tinggi, bahkan sering terjadi kontak oral

VOC atau Volatile Organic Compounds adalah senyawa organik mudah menguap yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Senyawa ini terbukti dapat menyebabkan kanker, gangguan organ dalam, dan penurunan fungsi kecerdasan. VOC juga bisa meningkatkan efek pemasanan global serta mengganggu jalur metabolisme tumbuhan. Kadar VOC maksimal yang diperbolehkan paca cat adalah 720gram/liter.

  • Maksimal Migrasi Logam Berat

Migrasi logam berat mengacu pada mudah tidaknya logam berat berpindah keluar dari lapisan coating cat yang diaplikasikan. Semakin tinggi angka migrasi logam berat, semakin besar pula tingkat bahaya cat tersebut. Apalagi ketika diterapkan pada produk mainan anak yang kontaknya begitu intens dengan si kecil.

  • Keamanan Kemasan

Standar Nasional Indonesia untuk cat mainan kayu juga mencakup syarat keamanan kemasan saat disimpan maupun saat sedang dikirim.

Aspek Pengemasan

Syarat Standar Nasional Indonesia untuk cat mainan kayu meliputi cara pengemasan yang mencakup:

  • Nama atau merek
  • Jenis
  • Warna
  • Nama dan alamat produsen/importir
  • Negara pembuat
  • Netto
  • Kode produksi
  • Cara penyimpanan dan pemakaian
  • Simbol bahaya dan simbol lainnya yang penting

Standar Pengujian Menurut SNI

Standar Pengujian Daya Lekat

  1. Buat panel dengan cat yang aka diuji
  2. Buat enam goresan saling tegak lurus dengan rentang 1,2 mm pada panel tersebut
  3. Pastikan goresan mengenai dasar panel
  4. Tempelkan selotip di atas lapisan panel, ratakan, lalu tunggu beberapa saat (1,5 menit)
  5. Tarik selotip dengan cepat
  6. Perhatikan bagian yang terkelupas. Bila lebih dari 5% atau maka dinyatakan tidak lulus uji SNI. Silahkan cermati gambar di bawah ini agar lebih jelas.
tes crosscut untuk sni

Dinyatakan lulus bila memenuhi syarat minimal 4B.

Standar Pengujian Kekerasan

  1. Ratakan pensil dengan sudut 90 derajat menggunakan ampelas sehingga ujung pensil rata.
  2. Gunakan penyangga pensil dan tempatkan pensil tegak lurus ke panel
  3. Dorong hingga 10 cm mulai dari pensil terkeras.
  4. Bila panel tergores hingga bagian dalamnya pada pensil 2B ke bawah, maka dinyatakan tidak lulus.

Uji kekerasan cat pensil 2b

Standar Pengujian Migrasi Logam Berat

  1. Aplikasikan cat pada panel
  2. Ambil 100 gram lapisan cat yang sudah kering
  3. Jika sampel mengandung grease, lilin, atau bahan sejenis, masukkan sampel ke kertas saring dan bersihkan dari pengotornya menggunakan 1,1,1 trikloroetana atau pelarut sejenis. Selanjutnya siram menggunakan air bersuhu 37 derajat celcius dengan berat 25 kali berat sampel.
  4. Pindahkan sampel ke gelas kimia, tambahkan HCL 0,14M dengan suhu 37 derajat sebanyak 25 kali berat sampel uji. Kocok 1 menit lalu cek derajat kesamaannya.
  5. Jika sampel mengandung banyak alkali atur pH sekitar 1 sampai 1,5 menggunakan HCL 6M. Catat jumlah HCL yang digunakan.
  6. Jika hanya terdapat sedikit alkali, tapi pH tetap lebih besar dari 1,5, tetesi dengan HCL 2 M sambil diaduk-aduk.
  7. Lindungi campuran dari cahaya. Goyangkan selama 1 jam di suhu 37 derajat
  8. Pisahkan larutan dan padatan sesegera mungkin. Stabilkan dengan HCL agar pH tetap 1
  9. Ukur dengan spektofotometer serapan atom atau metode lain yang tervalidasi

Adakah Standar yang Lebih Tinggi Dibanding SNI?

Standar Nasional Indonesia untuk cat mainan kayu bukanlah satu-satunya standar yang membahas persoalan keamanan produk cat mainan. Selain SNI yang digunakan sebagai acuan kebanyakan produsen cat Indonesia, ada pula standar internasional yang secara umum lebih ketat dibanding SNI. Misalnya standar ECHA, EPA, hingga FDA Amerika Serikat.

cat standar echa

Produk Cat Mainan Kayu Berstandar SNI

Contoh cat mainan kayu berstandar SNI sekaligus sudah mengantongi sertifikat standar ECHA, EPA, dan FDA adalah seri cat kayu Biocolours. Produk cat Biocolours memenuhi bahkan mengungguli banyak poin yang dipersyaratkan Standar Nasional Indonesia untuk cat mainan kayu.

Seri cat Biocolours khusus untuk mainan kayu juga unggul karena:

  • Mampu memberikan tampilan indah solid maupun transparan dengan tingkat kilau yang disukai anak-anak.
  • Dapat diaplikasikan dengan beragam cara mulai dari pencelupan/perendaman, hingga spraying dengan hasil yang bagus
  • Resiko cacat finishing sangat kecil
  • Diformulasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan industri cat mainan kayu.

Kontak dan Pemesanan

Silahkan hubungi customer care kami untuk informasi lebih lanjut serta pemesanan di +62.274.388.301 atau email di info@bioindustries.co.id.

Artikel ini mendapat rating 5 bintang dari total 322 orang responden
%d bloggers like this: