Racun Cat dan Kualitas Udara dalam Ruangan

cat bercun dapat menurunkan kualitas udara dalam ruangan

cat bercun dapat menurunkan kualitas udara dalam ruangan

Racun Cat dan Kualitas Udara dalam Ruangan. coba perhatikan sisi mana didalam rumah kita yang tidak dicat atau dilapisi dengan bahan coating ? kesalahan memilih kualitas cat dapat menurunkan kualitas udara dalam rumah kita. Bahan kimia berbahaya dan beracun yang ada didalam cat dapat menyebar dan memenuhi udara dalam ruangan lewat debu dan uap minyak cat atau thinner yang mungkin saja sudah tidak lagi dapat kita cium. hal ini tentu saja dapat menurunkan kualitas udara didalam rumah kita yang terpaksa harus kita hirup lebih dari 20 jam perhari. kenali bahayanya dan temukan cara menghindarinya demi kesehatan keluarga.

Kualitas udara di sebuah ruangan dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Ventilasi dan keberadaan organisme seperti jamur di dinding memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas udara di sebuah ruangan. Pengaruh lainnya juga bisa datang dari zat-zat organik yang mudah menguap (VOC) dan bercampur dengan udara ruangan, seperti zat-zat dari cat tembok yang digunakan pada dinding ruangan tersebut. Malah, zat-zat dari cat tembok ini biasanya memiliki tingkat toksisitas yang cukup tinggi dan cenderung mengancam kesehatan. Bila hal ini diabaikan, masalah kesehatan bisa menimpa kita, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

 

Cat Minyak yang Memperburuk Kualitas Ruangan

Jenis cat tembok yang biasanya menyebabkan efek membahayakan adalah cat kovensional berbasis minyak. Jenis cat ini umum digunakan sejak dulu, meski saat ini keberadaannya sudah harus bersaing dengan berbagai cat lain berbasis air. Cat berbasis minyak lebih banyak mengandung VOC sehingga lebih buruk bagi kesehatan tubuh. Berbagai jenis senyawa organik dan logam berat yang toksik akan memenuhi udara ruangan sehingga tidak aman untuk dihirup. Jenis cat ini juga umumnya lebih sulit untuk dikeringkan sehingga jumlah zat berbahaya yang terbebas ke udara pun lebih banyak. Salah satu contoh zat yang membahayakan tersebut adalah formaldehida. Formaldehida bahkan memiliki sifat karsinogenik atau bisa menyebabkan kanker.

 

Aplikasi cat berbasis minyak akan semakin buruk dengan sistem ventilasi yang tidak memadai. Terpapar berbagai zat kimia dalam sebuah ruangan berpotensi menyebabkan gejala-gejala sebagai berikut:

 

  • Mual
  • Pandangan kabur
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Iritasi hidung dan tenggorokan
  • Iritasi tangan

 

Kadar rendah VOC dan zat berbahaya lainnya pada cat berbasis air memang bisa dimanfaatkan sebagai solusi menciptakan ruangan yang sehat. Apalagi, cat jenis air juga lebih cepat kering sehingga jumlah zat yang menguap pun lebih sedikit. Dengan kata lain, penggunaan cat berbasis minyak sebaiknya dihindari dan digantikan dengan cat berbasis air yang memiliki kadar VOC lebih rendah dan dalam batas yang aman.

Artikel ini mendapat rating 4 bintang dari total 466 orang responden
%d bloggers like this: