Keracunan Arsen akibat Salah Memilih Cat

Arsenik adalah salah satu kandungan pada beberapa jenis cat yang berfungsi sebagai pigmen. Logam berat ini bersifat toksik bagi manusia. Keracunan arsen bisa terjadi dengan ditunjukannya gejala-gejala seperti diare hingga gangguan pada organ hati. Salah satu solusi untuk menghindari dampak arsen bagi kesehatan adalah dengan memilih cat yang bebas dari kandungan logam ini.

Arsenik adalah logam berat yang toksik. Keracunan arsen beragam dari diare hingga gangguan hati.

Arsenik adalah logam berat yang toksik. Keracunan arsen beragam dari diare hingga gangguan hati.

Arsen adalah salah satu unsur kimia yang memiliki simbol As. Logam berat ini memiliki tingkat toksisitas yang tinggi meskipun dari sisi sejarahnya telah banyak dimanfaatkan oleh manusia. Karena sifatnya yang beracun bagi banyak organisme, logam ini sering dimanfaatkan untuk pengawetan kayu. Arsen dimanfaatkan sebagai anti jamur, anti bakteri, dan anti serangga sehingga kayu menjadi lebih tahan lama. Selain itu, arsen juga sering digunakan sebagai pigmen dalam cat. Dua warna yang dihasilkan dengan arsen adalah Paris Green dan Scheele’s Green.

Keracunan Arsen Berdasarkan Paparannya

Dampak akibat keracunan arsen sangat tergantung dari lama paparannya. Selain itu, jumlah paparan arsen juga berpengaruh pada gejala-gejala keracunan arsen yang ditimbulkan.

  1. Pada kondisi akut, akan terjadi gejala-gejala seperti muntah, perut sakit, diare, kesemutan, kram, dan mati rasa. Akan tetapi pada kondisi akut dengan paparan yang begitu tinggi, arsen bahkan bisa menyebabkan kematian.
  2. Pada paparan arsen yang rendah namun jangka waktunya panjang, biasanya akan nampak gejala awal berupa perubahan warna kulit. Selanjutnya akan terjadi efek yang lebih buruk seperti konjungtivis, diabetes, gangguang ginjal, pembengkakan hati, gangguan sumsum tulang, kerusakan pada eritrosit, dan tekanan darah tinggi.

Selain dampak keracunan arsen bagi kesehatan yang telah dijelaskan di atas, paparan jangka panjang arsen juga bisa memicu tumbuhnya kanker. The International Agency for Research on Cancer (LARC) mengklasifikasikan bahwa arsen adalah zat yang bersifat karsinogenik atau dapat menyebabkan kanker.

Menyiasati Longgarnya Aturan Keamanan Cat Di Indonesia

Arsenik adalah satu titik kecil dari sekian banyak permasalahan yang mengancam konsumen cat di Indonesia. Sayangnya, regulasi mengenai keamanan cat dan penerapannya cenderung longgar. Kondisi ini menyebabkan kekhawatiran konsumen bila tanpa sepengetahuannya memilih cat yang memiliki kandungan arsen yang tinggi. Agar terhindar dari keracunan arsen, sebaiknya konsumen benar-benar teliti sebelum membeli. Cat yang digunakan sebaiknya cat yang bebas arsen dan telah dibuktikan berdasarkan sertifikat dari lembaga terpercaya, seperti cat-cat Bioindustries yang telah mendapatkan sertifikat pengakuan keamanan dari ECHA dan EPA.

Bioindustries memanfaatkan pewarna dan berbagai komponen lainnya yang bersifat alami. Cat produksi Bioindustries, yakni cat tembok untuk desain fassad BioPaintĀ® Facade, cat alumunium OrchidĀ® Aloycoat, cat kayu Biocolours Wood Coating, serta cat kayu dan besi OrchidĀ® cat kayu besi menawarkan keindahan yang berkualitas namun sangat aman digunakan. Berbagai jenis cat tersebut juga bebas dari kandungan membahayakan lainnya seperti VOC (Volatile Organic Compounds), timbal, dan merkuri.

Artikel ini mendapat rating 2 bintang dari total 375 orang responden
%d bloggers like this: