Efek Kesehatan Jangka Panjang dari Paparan Toluena dalam Thinner

touluena berbahaya untuk kesehatanToluena, dikenal juga sebagai metilbenzena ataupun fenilmetana, adalah cairan bening tak berwarna yang tak larut dalam air dengan aroma seperti pengencer cat dan berbau harum seperti benzena. Toluena adalah hidrokarbon aromatik yang digunakan secara luas dalam industri dan juga sebagai pelarut. Seperti pelarut-pelarut lainnya, toluena juga digunakan sebagai obat inhalan karena sifatnya yang memabukkan.

Toluena merupakan komponen bahan kimia utama yang terdapat pada thinner. Dalam jumlah yang cukup,  Toluena berfungi untuk membantu cat menyebar merata dan terlihat mengkilap. Apa akibat bagi kesehatan manusia jika terus menerus terpapar toluena baik pada saat proses pengecatan maupun bagi penghuni rumah yang terus menerus menghirup uap toluen yang telah memenuhi udara didalam ruangan ?

Berikut data mengenai LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN : TOLUENA dari MERCK-CHEMICAL

KULIT: Kontak berkepanjangan dan berulang kali dapat menyebabkan dermatitis (merah, gatal, kulit kering).

SISTEM SARAF: Sejumlah penelitian pada pekerja printer rotogravure, tukang cat  dan pekerja pada industri rubberized-matting  dengan paparan toluena  jangka panjang  menunjukan  tentang potensi kerusakan sistem saraf pusat (SSP).

Kebanyakan penelitian tidak memiliki data eksposur yang baik. Namun beberapa tes neurobehavioural yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia dapat digunakan mengetahui besarnya paparan toluena dalam tubuh. Hasil beberapa penelitian melaporkan akibat paparan toluena berlebih bisa menimbulkan akibat seperti kehilangan memori, gangguan tidur, kehilangan kemampuan untuk berkonsentrasi, atau ketiadaan. Akan tetapi ada juga yang melaporkan tidak ada efek dari Toluena.

MATA / VISI: Sebuah penelitian menemukan hasil jika paparan toluena berdampak  pada menurunnya penglihatan warna.  Pandangan sesorang menjadi lebih kabur dan bahkan buta warna.

PENDENGARAN: Gangguan pendengaran telah diamati pada pekerja. Dalam beberapa studi menjelaskan jika paparan toluena yang sangat tinggi bisa mengganggu pendengaran. Hal ini didukung dengan penelitian penggunaan toluena pada hewan yang mengakibatkan kebisingan dan penurunan pendengaran.

EFEK GINJAL: efek Ginjal tidak diharapkan terjadi kecuali eksposur yang sangat tinggi. Dalam studi populasi pekerja yang terpapar jangka panjang ke tingkat hingga 200 ppm, tidak ada bukti yang jelas dari kerusakan ginjal. Ada laporan kerusakan ginjal pada orang yang terkena jangka panjang untuk konsentrasi tinggi toluena sebagai akibat dari penyalahgunaan pelarut (lem-sniffing). Eksposur tersebut ekstrim tidak relevan dengan situasi kerja.

SISTEM DARAH: Penelitian terbaru tidak menunjukkan efek yang konsisten pada darah dari pemaparan jangka panjang toluena. Efek dicatat pada pekerja sebelum tahun 1950-an yang dikaitkan dengan paparan benzena, toluena kontaminan pada waktu itu.

HATI: Efek Hati tidak diharapkan terjadi kecuali eksposur yang sangat tinggi. Ada sedikit bukti dari kerusakan hati pada pekerja yang terpapar toluena sampai dengan 500 ppm. Beberapa studi menunjukkan bahwa paparan jangka panjang untuk 30-350 ppm dapat menyebabkan peningkatan kadar enzim hati, indikator awal dari luka hati. Efek hati hanya terlihat dalam studi hewan yang melibatkan jangka panjang inhalasi dan paparan konsumsi konsentrasi yang relatif tinggi.

Hal ini seharusnya menjadi pengetahuan bagi banyak orang untuk merubah penggunaan Toluena dengan bahan yang ramah lingkungan dan aman untuk kesehatan. Sekarang ini semakin berkembangnya zaman dan teknologi yang semakin maju, banyak produk paint dan coating mengganti bahan dasarnya dengan bahan dasar berbasis air. Seperti Bio Industries yang melakukan terobosan besar dengan water based paint and coating berbasis air sangat aman dan ramah lingkungan.

Sertifikasi EPHA-REACH tentang penggunaan VOC, bisa menjadi salah satu penunjang data keamanan produk berbahan dasar air seperti yang dimiliki Bio Industries. Dengan begitu, siapapun yang menggunakan produk berbahan dasar air ini tidak perlu takut menghadapi kerusakan-kerusakan di dalam tubuh (kesehatan) karena hal itu tidak akan terjadi.

Artikel ini mendapat rating 3 bintang dari total 280 orang responden
%d bloggers like this: