Bio Natural Wood Finish - Bioindustries

Bio Natural Wood Finish

Bio Natural Wood Finish merupakan teknik finishing kayu (wood finishing) dengan bahan water based and coating system untuk menyeragamkan warna dasar kayu teras dan warna kayu kubal sehingga menghasilkan warna permukaan kayu yang seragam dengan tampilan akhir matt finish (tanpa kilau) sehingga hasil akhirnya terlihat natural seperti warna kayu alami. teknik finishing ini dapat digunakan untuk finishing furniture, decking, flooring, dinding, daun pintu maupun jendela dll baik indoor (interior) maupun outdoor (exterior).

Jika dibandingkan dengan teknik konvensional yang menggunakan bahan kimia asam kuat, tentu metode penyeragaman warna dengan bahan finishing water based coating ini jauh lebih baik

Bio natural wood finish VS acid treatment

  • lebih aman dan ramah lingkungan
  • hasil pewarnaan lebih pasti (tidak tergantung cuaca terik matahari)
  • durability jauh lebih tinggi

MEDIA

teknik finishing ini dapat diterapkan pada media kayu :

  • kayu jati / teak wood
  • kayu mahony
  • kayu merbau
  • dll

BAHAN / COATING MATERIAL

  • bleaching agent : WA250
  • coloring : wood stain outdoor (WSO)
  • main coat : sanding sealer (s401z)
  • Topcoat : acrylic topcoat death matt (EP3050dm)
  • pelarut : air bersih

ALAT:

  • kuas
  • spray gun
  • ampelas 120, 180, 240, 400
  • ampelas scotbride

CARA KERJA

1. persiapan media:

  • haluskan permukaan kayu mentah dengan ampelas searah serat, dengan menggun akan kertas ampelas no 180 untuk mengurangi cacat permukaan kayu. lalu gunakan ampelas no 180 untuk merapikan dan menghaluskannya.
  • kuas dengan bahan bleaching WA250 untuk menurunkan gab perbedaan warna kayu yang mencolok dan tunggu sampai warna permukaan kayu terlihat lebih terang dan lebih bersih. ulangi proses bleaching jika terdapat bagian kayu yg masih tampak terlalu jauh gab warnanya.
  • gunakan ampelas no 240 untuk lebih menghaluskan permukaan kayu sekaligus untuk menghilangkan sisa-sisa bahan aktive WA250

2. base coat:

  • encerkan sanding sealer dengan komposisi (1 bag. s401z ; 1 bag. air bersih)
  • semprotkan keseleruh permukaan media dan biarkan sampai kering ampelas (+/- 1 jam)
  • ampelas lapisan sanding sealer searah serat dengan kertas ampelas no 400 (sebaiknya gunakan jenis almunium oxide)
  • Catatan : lapisan sanding sealer jangan terlalu tebal agar pori-pori kayu tetap terlihat natural

3. coloring/ pewarnaan

  • encerkan bahan pewarna wood stain dengan komposisi ( 2 bag. WSO ; 1 bag. air)
  • semprotkan keseluruh permukaan media titip-tipis hingga merata dan warna seragam sesuai yang diinginkan (gunakan teknik spry kering)
  • biarkan mengering selama +/- 20 mnt

4. top coating (sebagai lapisan pelindung)

  • encerkan bahan topcoat dengan komposisi ( 2 bag. EP3050dm ; 1 bag air)
  • semprotkan keseluruh bagian permukaan media tipis tipis hingga merata
  • gunakan teknik spray kering agar terlihat lebih natural dan tidak terlalu tebal
  • CATATAN: jika lapisan topcoat terlalu tebal akan terlihat lebih mengkitap dan tidak tampak natural namun jangan terlalu tipis. semakin tipis lapisan topcoat efek perlindungan dan daya tahannya semakin berkurang.

COATING PERFORMANCE

  • daya rekat : sangat baik
  • daya tahan air : baik
  • daya tahan kimia rumah tangga : baik
  • daya tahan cuaca : baik (lebih dari 2 tahun)

REKOMENDASI

teknik finishing kayu ini dapat digunakan untuk

  • furniture : interor dan exterior
  • tabel top : recommended
  • decorasi : dinding, puntu, jendela dll
  • kerajinan kayu : mainan anak, boneka, hiasan kayu dll
  • decking / flooring : sebaiknya menggunakan topcoat jenis water base polyurethane (PU3012) untuk kebutuhan media extreme heavy duty.
Artikel ini mendapat rating 5 bintang dari total 542 orang responden
%d bloggers like this: