IDC 2016 Adakan Workshop di Rumah Turi Solo - Bioindustries

IDC 2016 Adakan Workshop di Rumah Turi Solo

Indonesia Designer Challenge (IDC) 2016 memasuki tahap workshop untuk peserta yang masuk 20 besar. Wokshop diadakan di Rumah Turi Green Boutique Hotel, Solo, Jawa Tengah pada 29 hingga 30 Januari 2016. Acara dihadiri pihak Perhutani, HDMI, FSC, WEKA, dan sponsor untuk bahan finishing water based, Bioindustries.

IDC 2016 merupakan ajang kompetisi yang dikhususkan untuk mewadahi kreativitas para desainer muda Indonesia. Indonesia Designer Challenge ingin mengajak para desainer menciptakan karya-karya inovatif namun juga ramah lingkungan dan sesuai trend mebel yang sedang berkembang. Tujuan lainnya, ialah untuk memberikan wadah tempat berkumpul para desainer dan buyer.

Dikutip dari Beritasatu, Indra Setia Dewi mewakili Forest Stewardship Council (FSC) Indonesia dalam press release IDC di Jakarta (2/12) menyebut bahwa pasar Eropa telah menunggu karya desainer muda Indonesia. Menurutnya, melalui kompetisi ‘Indonesia Designer Challenge (IDC) 2016), hal itu bisa diwujudkan.

Bioindustries Tekankan Pentingnya Bahan Pendukung

workshop idc 2016 rumah turi solo

Z Arifin Wicaksono sedang mempresentasikan pentingnya pengetahuan bahan-bahan pendukung.

Pada acara tersebut, para peserta diberi kesempatan serta gambaran mengenai industri furniture nasional maupun global. Arifin Wicaksono, pimpinan Bioindustries mempresentasikan beberapa tema terkait bahan-bahan pendukung yang diperlukan, meliputi bahan pengawet, adhesive atau perlekatan, cat, cara packaging, dan perawatan. “Seringkali para desainer membuat prototipe yang beda dari gambaran awal. Sebab mereka kurang memiliki pengetahuan mengenai bahan-bahan pendukung yang diperlukan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Arifin mencontohkan saat para desainer memilih lem untuk perlekatan kayu seringkali terjadi kesalahan karena minimnya pengetahuan. Menurutnya, banyak yang menganggap bahwa lem yang lebih kental adalah lem yang lebih bagus. Padahal, nyatanya tidak selalu demikian. “Knowledge (mengenai bahan-bahan pendukung) tersebut sangat penting saat pengambilan keputusan. Sehingga rancangan yang dibuat bisa benar-benar terwujud serupa yang diharapkan”.

Rangkaian kegiatan IDC dimulai dengan sosialisasi yang diadakan di ISI Solo (12/10), ISI Yogyakarta, Surabaya, Bandung, dan Jakarta. Selanjutnya para peserta mengikuti seminar. Workshop di Rumah Turi sendiri khusus diadakan untuk peserta yang masuk 20 besar. Usai workshop, para peserta diberi kesempatan membuat prototipe produknya masing-masing. Karya akan dipamerkan IFFINA 2016, sehingga para desainer bisa langsung bertemu dengan calon buyer.

Artikel ini mendapat rating 5 bintang dari total 572 orang responden
%d bloggers like this: