3 Prinsip Dasar Pengawetan Kayu, Bambu, Rotan dan Serat Alam - Bioindustries

3 Prinsip Dasar Pengawetan Kayu, Bambu, Rotan dan Serat Alam

wood preservation

Penyebab kerusakan alamiah dipengaruhi oleh banyak faktor, maka usaha pengawetan kayu, dst ini tidak dapat dilakukan dengan pendekatan satu aspek.

 

Prinsip-prinsip dasar pengawetan kayu, bambu, rotan dan berbagai jenis serat alam lainnya seperti enceng gondok, serat pelepah pisang, seagrass, dll. perlu dipahami terlebih dulu sebelum melakukan proses pengawetan dan pengolahan bahan-bahan alam sumber serat selolosa tersebut. Sebab pada dasarnya bahan-bahan sumber daya alam yang mengandung banyak celulosa secara alami diciptakan mudah rusak oleh aktifitas bio-ecologis seperti serangga, jamur, bakteri serta kerusakan yang diakibatkan oleh proses oksidasi alami yang disebabkan oleh pengaruh cuaca dan iklim.

Sebelum melakukan usaha pengawetan, satu hal yang perlu kita sadari bahwa

serangga, jamur, bakteri, cuaca dan iklim merupakan komponen eco-system yang diciptakan Tuhan untuk menciptakan siklus keseimbangan alam sehingga yang tadinya berasal dari tanah akan kembali menjadi tanah

Karena penyebab kerusakan alamiah dipengaruhi oleh banyak faktor, maka usaha pengawetan kayu, bambu, rotan dan berbagai bahan serat alam ini tidak dapat dilakukan hanya dengan pendekatan dari aspek saja.

Berikut ini prinsip-prinsip usaha pengawetan yang dapat dilakukan dengan pendekatan dari berbagai aspek:

1. Pengendalian Proses Penebangan Kayu atau Bambu

Secara prinsip usaha pengawetan kayu ini dilakukan untuk meminimalisasi kandungan nutrisi kayu dan optimalisasi kerapatan serat atau dencity kayu.

Dari aspek proses penebangan, Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
  • Cara penebangan
  • Masa atau waktu penebangan
  • Cara dan tempat Penyimpanan log

2. Treatment pada Proses Pengolahan

Upaya ini dilakukan untuk mencegah atau meminimalisasi resiko kerusakan dengan memberikan treatmen pada proses pengolahan.

Dari aspek treatment, hal-hal yang perlu diperhatikan:
  • Bahan treatment
  • Metode treatment
  • Waktu treatment

3. Pengendalian Lingkungan Gudang Penyimpanan untuk Memaksimalkan Pengawetan Kayu

Upaya ini perlu dilakukan untuk mencegah resiko kerusakan lanjutan yang disebabkan oleh faktor lingkungan pada masa penyimpanan.

dari aspek pengendalian lingkungan, hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • Kelembaban gudang
  • Higenitas gudang
  • Packing
Artikel ini mendapat rating 4 bintang dari total 319 orang responden
%d bloggers like this: